Bahasa Merupakan Martabat Bangsa
Batam Centre (Inmas Batam) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kantor Bahasa Kepulauan Riau, menggelar Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Badan Publik se Kota Batam. Kegiatan penyul
Admin Portal
Redaksi
Batam Centre (Inmas Batam) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kantor Bahasa Kepulauan Riau, menggelar Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Badan Publik se Kota Batam. Kegiatan penyuluhan untuk Badan Publik untuk wilayah Kota Batam merupakan pelaksanaan yang ke empat kali, sebelumnya pada Tahun 2016, 2017, 2018 dan Tahun ini 2019. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari 12 s.d. 13 Juli 2019 di Wisma Pusat Informasi Haji Kemenag Batam Centre, dengan total peserta 60 orang yang terbagi dalam dua kelas, (12/7).
Tujuan dari kegiatan tersebut antara lain:
1. Memberikan pencerahan dalam penyusunan naskah dinas;
2. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kualitas pengguna bahasa Indonesia dengan baik dan benar para konseptor surat instansi pemerintah sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di masing-masing tempat serta dapat menjadi contoh dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar bagi masyarakat;
3. Memantau dan mengendalikan penggunaan bahasa pada instansi pemerintahan agar mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia serta menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Ka.Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Batam Magdalena Silfia yang mewakili Ka.Kankemenag Kota Batam H. Zulkarnain Umar pada kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih telah memberikan kepercayaan kepada Kantor Kementerian Agama Kota Batam untuk ikut serta sebagai peserta.
“Bahasa merupakan martabat Bangsa Indonesia yang menunjukkan Budaya.” Kepada peserta yang khususnya dari Kemenag Kota Batam untuk mengikuti kegiatan ini secara seksama, dan mudah-mudahan apa yang didapatkan bisa diterapkan di tempat kerja kita, harapnay.
Saat ini, lanjut Magdalena Silfia, seiringin dengan perkembangan zaman dan era globalisasi yang tidak bisa dibendung, membuat bangsa Indonesia seakan terhipnotis dengan adanya perkembangan tersebut. Hal ini dibuktikan dengan semakin sedikitnya orang-orang yang menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah yang telah diterapkan. “Jangan sampai ketika kita berusaha menguasai bahasa Asing menjadikan kita lupa akan bahasa Daerah atau bahasa Indonesia sendiri,” imbuh Magdalena Silfia. (bad70/Yd).
Berita Terkait
UmumSambut Milad ke-4 dan HUT RI ke-81, Majelis Dzikir Husnul Khotimah Silaturahmi ke Kemenag Batam Bahas "Batam Bersholawat"
17 Jul 2026
UmumKunjungan Silaturahmi Dubes Palestina ke Kemenag Batam: Perkuat Ukhuwah di Tengah Masyarakat yang Majemuk
17 Jul 2026
UmumSambut Kedatangan Duta Besar Palestina, PTSP Kemenag Batam Lakukan Persiapan Matang
17 Jul 2026
