Suasana Haru Selimuti Penutupan Masa Uzlah Man IC Batam
Nongsa (Inmas-Batam)- Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Batam yang beralamat di Desa Sambau Kecamatan Nongsa telah menerima siswa siswi angkatan ke 4. Karena angkatan pertama pada tahun ini telah menamatkan pendidikannya di Man IC Batam.</p> Seperti kebiasaan pada angkatan-
Admin Portal
Redaksi

Nongsa (Inmas-Batam)- Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Batam yang beralamat di Desa Sambau Kecamatan Nongsa telah menerima siswa siswi angkatan ke 4. Karena angkatan pertama pada tahun ini telah menamatkan pendidikannya di Man IC Batam.
Seperti kebiasaan pada angkatan-angkatan sebelumnya, setiap siswa siswi yang baru, terlebih dahulu mengikuti masa uzlah.
Selama masa uzlah, komunikasi antara si anak dengan orang tua terputus, orang tua tidak bisa menjenguk anaknya dan begitu juga sebaliknya.
Setelah masa uzlah usai, barulah orang tua dipanggil untuk bertemu anaknya dan diperkenankan untuk membawa pulang dalam sehari dua kerumah. Kemudian sesuai dengan hari yang ditentukan, orang tua wajib mengantar kembali anaknya ke MAN IC Batam.
Pada saat penutupan masa uzlah itu, terlihat suasana sedih dan haru menyelimuti seisi ruangan. Kenapa tidak, sudah hampir satu bulan antara si anak dan orang tua tidak ada komunikasi, tiba tiba si anak bersimpuh dikaki orangtuanya, sambil membasuhi kaki orangtuanya, menciuminya dan menyerahkan sepucuk surat yang berisi luapan hatinya kepada orang tua tercinta.
Suasana itu, satu persatu dari anak dan orang tua tak bisa membendung air mata termasuk juga yang ikut menyaksikan prosesi tersebut.
Kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Batam H. Zulkarnain Umar berpesan agar para siswa siswi baru angkatan ke 4 untuk serius dan sungguh sungguh dalam belajar menuntut ilmu di MAN IC Batam. "Jangan pernah kecewakan orang tua. Jangan pernah sakiti perasaan orang tua," pintanya.
Terpisah, Kepala Man IC Batam Zakiah menjelaskan bahwa Uzlah itu berasal dari bahasa Arab yang artinya pengasingan diri untuk memusatkan perhatian kepada ibadah yaitu berzikir dan tafakur kepada Allah. Istilah ini kami ambil dalam rangka untuk mengasingkan anak kita dari pikiran-pikiran yang diluar dunia pendidikan.
"Jadi misalnya pikiran yang biasa dirumah, tingkah pola di rumah, karakter dirumah ketika mereka sampai di sini itu kita sortir semuanya untuk menyesuaikan mereka dengan program madrasah," ungkapnya.
Lanjut, pelaksanaan uzlah ini seharusnya 40 hari tetapi mengingat dan menimbang bahwa ini ada moment idul adha maka kita percepat hampir lebih kurang 25 hari dimulai dari tanggal 15 Juli sampai dengan 9 Agustus 2019.
Adapun jumlah siswa angkatan 4 ini sebanyak 96 orang siswa dengan rincian siswa laki laki 36 orang dan yang perempuan berjumlah 60 orang.
Melihat perkembangan anak anak ini, kami sangat bahagia dan bangga karena mereka dari siswa pilihan, namun meskipun demikian ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian. Pertama mereka harus ikhlas. Artinya mengikhlaskan diri untuk belajar di Man IC Batam.
Kedua, mereka harus komitmen. Komitmen untuk melaksanakan metode pendidikan di Man IC Batam. Ketiga mereka harus siap mental untuk mengikuti program yang ada di madrasah.
Terakhir Ia menitip pesan untuk orang tua. Pertama ayo kita sama sama membimbing anak-anak kita untuk menjadi lebih baik. Kedua, bantu kami madrasah membimbingnya dengan cara kami. Ikhlaskan seikhlas-ikhlasnya anak-anak ini untuk kami beri pembinaan, pendidikan di Man IC.
Ketiga, kalau ada masukan dari orang tua sampaikan dengan cara arif dan bijaksana. Kemudian ketika menyampaikan sesuatu usahakan ada solusi. Jangan sampai usul saran itu menjadi pamantik perbedaan antara kita.
(bad70/yd)
Berita Terkait
MadrasahMATAMUDA 2026 Resmi Ditutup, Peserta Didik Baru Sah Menjadi Keluarga Besar MTs Hang Nadim Batam
17 Jul 2026
MadrasahMIS Darul Ihsan Sagulung gelar Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLM)
16 Jul 2026
MadrasahPenutupan MATSAMA MIS Al-Muttaqiin Tanjung Uma Batam Berlangsung Khidmat dengan Istighosah dan Doa Bersama
16 Jul 2026
