Kembali
Bimas Islam Rabu, 28 April 2021 544 dilihat

APRI PW Kepri Resmi Dikukuhkan

Batam (Kemenag)-----Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) PW Kepri resmi dikukuhkan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, DR. Mahbub Daryanto pada Selasa 27 April 2021. Seremonial pengukuhan berlangsung di Hotel Golden View Kecamatan Bengkong Batam.</p> Pengukuhan peng

A

Admin Portal

Redaksi

APRI PW Kepri Resmi Dikukuhkan

Batam (Kemenag)-----Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) PW Kepri resmi dikukuhkan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, DR. Mahbub Daryanto pada Selasa 27 April 2021. Seremonial pengukuhan berlangsung di Hotel Golden View Kecamatan Bengkong Batam.

Pengukuhan pengurus APRI Wilayah Kepri, yang mendapatkan amanah dan kepercayaan untuk menjadi  pengurus organisasi adalah amanah PMA No 7 Tahun 2020. Untuk 4 tahun kedepan PW APRI Kepri akan di gawangi oleh H. Hamizar, S, Sos. I, M. Sy, Penghulu Ahli Madya Kua Kec. Belakang Padang Kota Batam. 

Dalam sambutan, ketua terpilih menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tinggi nya atas dukungan dan kepercayaan amanah penghulu yang tersebar di 66 Kua se Kepri.  "Semoga dengan kebersamaan segala rintangan hambatan bisa kita lewati," ujarnya.

Ketum APRI Pusat H. Madari, S. Ag  berpesan tugas organisasi menyusun kode etik dan prilaku, mengawal integritas penghulu. "Mari kita utamakan perjuangan dan buktikan penghulu ini pejabat pungsional yang bermoral dan berintegritas tinggi dari prilaku korupsi dan gratifikasi, pungkasnya.

Keberadaan APRI sebagai jembatan komunikasi stekholeder kementerian agama, apapun yang menjadikan aspirasi penghulu bisa di sampaikan kepada pengurus wilayah secara berjenjang ke Pusat, sehingga semakin kondusif, tenang dan suasana kita melayani masyarakat.

Lanjutnya  melalui APRI akan memberikan advokasi terhadap anggota yang menghadai persolan hukum. "Mungkin dulu sendirian saat ini dengan ada APRI akan ada pendampingan anggota," terangnya.

Dr. H. Mahbub Daryanto, M. Pdi dalam sambutan mendorong meningkatkan kompetensi penghulu dengan cepat. "Kita mulai langkah pertama, untuk kita menjaga professional, integritas, dan meningkat SDM dengan riset, seperti stigma angka perceraiaan yang tinggi, atau jumlah pernikahan anak khusus di wilayah kecamatan masing-masing," imbuhnya.(Hamizar)

Berita Terkait