Kembali
Umum Senin, 23 Desember 2024 866 dilihat

Pelaksanaan SKB Non-CAT CPNS Kemenag di MAN Bintan, Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Jadi Penguji

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Non-CAT bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama dilaksanakan secara daring di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bintan. Kegiatan ini berlangsung mulai Minggu, 22 Desember 2024, hingga Selasa, 24 Desember 2024.

A

Admin Portal

Redaksi

Pelaksanaan SKB Non-CAT CPNS Kemenag di MAN Bintan, Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Jadi Penguji

Kemenag Batam (Humas) -– Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Non-CAT bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama dilaksanakan secara daring di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bintan. Kegiatan ini berlangsung mulai Minggu, 22 Desember 2024, hingga Selasa, 24 Desember 2024.  

Pelaksanaan SKB Non-CAT ini melibatkan pengujian kompetensi bidang tertentu, termasuk aspek moderasi beragama yang menjadi salah satu fokus utama Kementerian Agama. Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Zulkarnain, turut hadir sebagai salah satu penguji untuk bidang moderasi beragama.  

Dalam keterangannya, Zulkarnain menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai bagian dari pelayanan masyarakat yang inklusif dan toleran. "Moderasi beragama adalah fondasi dalam menjaga kerukunan umat di Indonesia. Kompetensi ini harus dimiliki oleh setiap calon pegawai Kementerian Agama," ujarnya.  

Kegiatan ini diikuti oleh peserta CPNS dari berbagai wilayah yang mengikuti ujian secara daring. Pelaksanaan secara online memungkinkan peserta mengakses ujian dari lokasi yang telah ditentukan, dengan tetap diawasi ketat oleh panitia untuk menjaga transparansi dan integritas seleksi.  

Panitia pelaksana SKB bagi CPNS Kemenag di MAN Bintan memastikan kelancaran jalannya seleksi dengan dukungan infrastruktur teknologi yang memadai. Hingga hari kedua, pelaksanaan SKB Non-CAT berjalan lancar tanpa kendala berarti.  

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk mendapatkan calon pegawai yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan keagamaan yang baik, sesuai dengan nilai-nilai moderasi beragama.  ***Z***

Berita Terkait