Kembali
MAN Batam Jumat, 21 Februari 2025 458 dilihat

Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (ZI) WBK di MAN 1 Kota Batam: Komitmen Tingkatkan Layanan Publik Bersih dan Akuntabel

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Batam telah memulai langkah penting dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dalam rangka mengetahui dan menilai kinerja manajemen MAN 1 Kota Batam tersebut, dilakukan Penilaian Pendahuluan Pembangunan ZI menuju WBK oleh Tim Penilai Pendahuluan (TPP) dari Sekretariat Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Ibu Diniyah Ginung Pratina, dan Ibu Soimah Lailah. Rabu (19/02/2024).

A

Admin Portal

Redaksi

Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (ZI) WBK di MAN 1 Kota Batam: Komitmen Tingkatkan Layanan Publik Bersih dan Akuntabel

Batam, Humas- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Batam telah memulai langkah penting dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dalam rangka mengetahui dan menilai kinerja manajemen MAN 1 Kota Batam tersebut, dilakukan Penilaian Pendahuluan Pembangunan ZI menuju WBK oleh Tim Penilai Pendahuluan (TPP) dari Sekretariat Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Ibu Diniyah Ginung Pratina, dan Ibu Soimah Lailah. Rabu (19/02/2024).

Proses penilaian pendahuluan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya lembaga pendidikan tersebut untuk memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi, pelayanan yang transparan, dan peningkatan akuntabilitas di semua aspek pengelolaan pendidikan.

Penilaian pendahuluan ZI-WBK yang dilakukan oleh tim penilai dari Kementerian Dirjen Pendis ini merupakan tahap awal dalam rangka menilai kesiapan MAN 1 Batam untuk mengimplementasikan zona integritas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai kebijakan dan inovasi yang sudah diterapkan oleh pihak madrasah untuk menciptakan tata kelola yang bersih, efisien, serta bebas dari praktik korupsi dan pungutan liar.

Kepala MAN 1 Kota Batam, Bapak Rudy Hartono , menyampaikan bahwa pencapaian ZI-WBK bukanlah sekadar tujuan akhir, tetapi sebuah proses berkelanjutan yang menjadi bagian dari komitmen mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta pelayanan kepada masyarakat dan siswa. "Melalui penilaian pendahuluan ini, kami ingin menunjukkan bahwa MAN 1 Batam berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang profesional, transparan, dan akuntabel," katanya.

Selanjutnya, masing-masing Pokja mempresentasikan eviden yang berisi data dan dokumen yang telah terupload di aplikasi PMPZI, dilakukan bedah eviden dan proses koreksi oleh TPP pada setiap pokja.

Tim penilai memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah yang telah diambil oleh MAN 1 Batam dalam mewujudkan zona integritas ini.

"Kami melihat komitmen yang kuat dari seluruh pihak di MAN 1 Kota Batam untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dan profesional. Proses yang dilakukan sudah menunjukkan banyak perbaikan, dan kami berharap ini dapat terus berkembang di masa mendatang," ujar Ibu Soimah Lailah.

Sebagai bagian dari tindak lanjut, MAN 1 Batam akan menerima rekomendasi dan masukan dari tim penilai yang akan menjadi pedoman dalam perbaikan dan penguatan pembangunan ZI-WBK. Penilaian lanjutan diharapkan akan dilaksanakan pada waktu yang akan datang, dengan harapan MAN 1 Batam dapat memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang diinginkan.

Keberhasilan pembangunan ZI-WBK di MAN 1 Kota Batam ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi bagi madrasah, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya di Batam dan sekitarnya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan dan pendidikan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

(RE)

Berita Terkait