Penyuluh Lintas Agama Kemenag Batam Berikan Motivasi dan pelayanan Doa bagi Pasien RSUD Embung Fatimah
Penyuluh Lintas Agama Kemenag Batam Berikan Motivasi dan pelayanan Doa bagi Pasien RSUD Embung Fatimah, kegiatan pada rabu 29 Oktober 2025 dan mendapatkan respon positif dari para pasien, dokter dan perawat
Admin Portal
Redaksi

Batam – Dalam upaya memberikan pelayanan yang holistik, tidak hanya secara medis tetapi juga secara spiritual, para Penyuluh Agama Lintas Agama dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menggelar kegiatan penyuluhan dan pemberian motivasi kepada pasien di RSUD Embung Fatimah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 ini, merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenag Kota Batam dengan RSUD Embung Fatimah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan suntikan semangat, ketenangan batin, serta dukungan spiritual melalui doa bersama agar para pasien yang sedang dirawat diberikan kemudahan dan kesembuhan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kehadiran para penyuluh dari berbagai latar belakang keyakinan—Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu—menunjukkan semangat kolaborasi dan kerukunan dalam melayani masyarakat.
Suasana ruangan terasa hangat dan penuh kekhidmatan. Para penyuluh secara bergantian mendatangi para pasien, menyapa, mendengarkan keluh kesah, serta menyampaikan pesan-pesan motivasi sesuai dengan keyakinan masing-masing pasien. Dilanjutkan dengan mendoakan kesembuhan bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.
“Ini adalah wujud nyata dari kerjasama yang sinergis antara pemerintah daerah dan instansi vertikal. Kesehatan itu tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani. Dengan dukungan spiritual dan motivasi, kami yakin dapat mempercepat proses penyembuhan pasien,” ujar perwakilan Kemenag Batam dalam sambutannya.
Respon positif datang dari berbagai pihak. Para dokter dan perawat menyambut baik inisiatif ini, karena melihat langsung dampak positifnya terhadap semangat juang pasien. Sementara para pasien dan keluarga yang hadir mengungkapkan rasa terima kasih dan kebahagiaannya. Mereka merasa tidak hanya dirawat secara fisik, tetapi juga diperhatikan kondisi jiwanya.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak dan ibu penyuluh. Doa dan kata-kata semangat mereka membuat hati kami lebih tenang dan kuat dalam menjalani pengobatan,” ujar salah seorang pasien yang dirawat di ruang inap.
Berdasarkan rilis yang diterima, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sekali saja, tetapi dapat berjalan secara berkesinambungan. Kerjasama yang telah terjalin melalui MoU ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan berbagai program inovatif lainnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien RSUD Embung Fatimah, dapat menjadi lebih utuh dan menyeluruh.
Kolaborasi antara kekuatan medis dan spiritual seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong dan toleransi dapat diwujudkan untuk kemaslahatan bersama.(Sbr)
Berita Terkait
Penyuluh AgamaTingkatkan Kualitas Ibadah, Penyuluh KUA Bulang Berikan Bimbingan Fiqih Shalat di Pulau Nipah
17 Jul 2026
Penyuluh AgamaTingkatkan Amal Ibadah, Siswa MIS Nurul Amanatul Haq Ikuti Penyuluhan dan Zikir Bersama
17 Jul 2026
Penyuluh AgamaSentuhan Rohani di Rumah Sakit: Penyuluh Agama Islam, Kristen, dan Katolik Kemenag Batam Beri Motivasi dan Doa bagi Pasien RSBP
16 Jul 2026
