Kembali
MAN Batam Selasa, 3 Februari 2026 383 dilihat

5th SSO 2026 Diikuti 24 Provinsi Terapkan Dua Tahap Seleksi untuk Tingkatkan Kualitas Kompetisi

Ajang 5th Student Science Olympiad (SSO) 2026 resmi digelar dengan melibatkan peserta dari 24 provinsi di seluruh Indonesia. Kompetisi bergengsi ini membuka dua jenjang perlombaan, yaitu SMP/MTs/sederajat dan SMA/MA/SMK/sederajat, dengan total peserta mencapai lebih dari 1.000 orang. Sabtu (1/2/2025

A

Admin Portal

Redaksi

5th SSO 2026 Diikuti 24 Provinsi Terapkan Dua Tahap Seleksi untuk Tingkatkan Kualitas Kompetisi

Batam (Humas) - Ajang 5th Student Science Olympiad (SSO) 2026 resmi digelar dengan melibatkan peserta dari 24 provinsi di seluruh Indonesia. Kompetisi bergengsi ini membuka dua jenjang perlombaan, yaitu SMP/MTs/sederajat dan SMA/MA/SMK/sederajat, dengan total peserta mencapai lebih dari 1.000 orang. Sabtu (1/2/2025).

Pada jenjang SMP/MTs/sederajat, cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sementara itu, untuk jenjang SMA/MA/SMK/sederajat, terdapat sembilan bidang olimpiade yang diperlombakan, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Ekonomi, Informatika, Kebumian, dan Astronomi.

Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi penyelenggaraan SSO karena menghadirkan sistem seleksi baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kompetisi hanya dilaksanakan dalam satu tahap, kini SSO 2026 menerapkan dua tahap seleksi, yaitu babak penyisihan dan babak final. Inovasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas peserta sekaligus memperkuat skor kurasi dari Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS).

Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Batam, Rudy Hartono, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan SSO 2026 yang dinilai semakin profesional dan kompetitif. “SSO 2026 menjadi wadah strategis untuk menjaring siswa-siswi berprestasi dari berbagai daerah. Dengan sistem dua tahap seleksi, kompetisi ini diharapkan mampu menghasilkan peserta terbaik yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia SSO 2026 yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN Batam, Jasmi Roza, menjelaskan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. “Lebih dari 1.000 peserta dari 24 provinsi menunjukkan bahwa SSO semakin dipercaya sebagai ajang olimpiade yang berkualitas. Kami berharap pelaksanaan dua tahap seleksi ini dapat meningkatkan mutu hasil lomba serta memberikan pengalaman kompetitif yang lebih optimal bagi peserta,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan SSO 2026, panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan literasi sains, serta penguatan semangat berprestasi bagi generasi muda Indonesia.

(RE)

Berita Terkait