Kembali
Bimas Kristen Kamis, 12 Februari 2026 79 dilihat

Hidup yang Diperbaharui di Balik Jeruji Besi: Penyuluh Agama Kristen Kemenag Batam Berikan Penguatan Rohani bagi Warga Binaan di Rutan Kelas IIA

BATAM (Kemenag) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Batam melaksanakan kegiatan penyuluhan kolaboratif bagi warga binaan nasrani di Rutan Kelas IIA Batam Jl. Raya Trans Barelang KM.02 Kelurahan Tembesi, pada Rabu 11 Februari 2026 dimana kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Kehadiran para penyuluh ini bertujuan untuk memberikan pendampingan spiri

A

Admin Portal

Redaksi

Hidup yang Diperbaharui di Balik Jeruji Besi: Penyuluh Agama Kristen Kemenag Batam Berikan Penguatan Rohani bagi Warga Binaan di Rutan Kelas IIA

BATAM (Kemenag) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Batam melaksanakan kegiatan penyuluhan kolaboratif bagi warga binaan nasrani di Rutan Kelas IIA Batam Jl. Raya Trans Barelang KM.02 Kelurahan Tembesi, pada Rabu 11 Februari 2026 dimana kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Kehadiran para penyuluh ini bertujuan untuk memberikan pendampingan spiritual secara intensif. Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti oleh puluhan warga binaan yang antusias mengikuti rangkaian ibadah.

Dengan mengusung tema "Hidup yang Diperbaharui di Balik Jeruji Besi", materi penyuluhan difokuskan pada pemulihan citra diri dan pertobatan yang sungguh-sungguh. Para penyuluh menekankan bahwa masa pembinaan di Rutan merupakan momentum emas untuk merenung dan menyelaraskan kembali tujuan hidup sesuai dengan nilai-nilai Kristiani. "Tidak ada kata terlambat bagi Tuhan untuk membentuk ulang bejana yang retak menjadi bejana yang baru dan berguna." ujar salah satu perwakilan penyuluh dalam sesinya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan memiliki kesehatan mental yang stabil dan optimisme tinggi dalam menjalani masa tahanan. Para penyuluh berharap perubahan karakter yang terjadi di dalam rutan dapat menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat nantinya. Penutupan kegiatan ditandai dengan doa bersama, menciptakan suasana haru dan penuh harapan bagi seluruh peserta yang hadir.

Jeruji besi ini hanyalah pembatas fisik, namun transformasi batin yang kami saksikan hari ini membuktikan bahwa kuasa Tuhan bekerja melampaui batas-batas tembok beton. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi mereka agar saat bebas nanti, mereka benar-benar menjadi 'surat Kristus' yang terbuka bagi sesama.

Berita Terkait