Kembali
Bimas Kristen Jumat, 13 Februari 2026 115 dilihat

Pokjaluh hadir di Lapas Kelas IIA Batam: Sukacita di Balik Jeruji Menyalakan Pengharapan Akan Masa Depan

Batam (Kemenag) - Kementerian Agama Kota Batam melalui Penyuluh Agama Kristen melaksanakan kegiatan penyuluhan rohani bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Batam, pada hari Jumat, 13 Februari 2026 pukul 09.00 WIB s.d. 11.00 WIB, Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, sukacita, dan kebersamaan. Melalui pujian, renungan firman Tuhan, serta doa bersama, warga binaan diajak untuk merasakan kasih Tuhan yang tetap hadir dalam setiap keadaan kehidupan.

A

Admin Portal

Redaksi

Pokjaluh hadir di Lapas Kelas IIA Batam: Sukacita di Balik Jeruji Menyalakan Pengharapan Akan Masa Depan

Batam (Kemenag) - Kementerian Agama Kota Batam melalui Penyuluh Agama Kristen melaksanakan kegiatan penyuluhan rohani bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Batam, pada hari Jumat, 13 Februari 2026 pukul 09.00 WIB s.d. 11.00 WIB, Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, sukacita, dan kebersamaan. Melalui pujian, renungan firman Tuhan, serta doa bersama, warga binaan diajak untuk merasakan kasih Tuhan yang tetap hadir dalam setiap keadaan kehidupan.

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk menghadirkan sukacita di tengah keterbatasan, menumbuhkan kembali pengharapan akan masa depan yang lebih baik, serta membangun kesadaran bahwa setiap pribadi memiliki kesempatan untuk berubah. Firman Tuhan yang disampaikan menekankan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, dan setiap orang berharga di mata-Nya, apa pun latar belakang dan masa lalunya. Dalam penyampaian materi, warga binaan diajak untuk memandang masa depan dengan iman dan optimisme. Ditekankan bahwa masa pembinaan adalah proses pembentukan karakter dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Harapan akan masa depan bukanlah hal yang mustahil, melainkan janji Tuhan bagi mereka yang mau bertobat, belajar, dan berkomitmen menjalani hidup yang lebih baik.

Hasil dari kegiatan ini terlihat dari antusiasme dan keterbukaan warga binaan dalam mengikuti setiap sesi. Banyak di antara mereka yang menyampaikan rasa syukur karena mendapatkan penguatan rohani dan motivasi baru untuk menjalani hari-hari ke depan dengan lebih positif. Melalui kegiatan ini, diharapkan sukacita dan pengharapan terus tumbuh, sehingga ketika kembali ke tengah masyarakat, mereka siap menjadi pribadi yang lebih baik, membawa perubahan bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Berita Terkait