Sosialisasi Literasi Keuangan di Ponpes Darul Hikam: Menuju Tata Kelola Pesantren yang Akuntabel
Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Batam bekerja sama dengan Bank Syariah Nasional (BSN) menggelar sosialisasi Peningkatan Literasi Sistem Keuangan Pondok Pesantren. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darul Hikam, Patam Lestari, Sekupang, pada Senin (20/4).
Admin Portal
Redaksi

BATAM (Kemenag) — Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Batam bekerja sama dengan Bank Syariah Nasional (BSN) menggelar sosialisasi Peningkatan Literasi Sistem Keuangan Pondok Pesantren. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darul Hikam, Patam Lestari, Sekupang, pada Senin (20/4).
Hadir langsung dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, H. Budi Dermawan, yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Resdin Efendi Pasaribu. Kehadiran pimpinan Kemenag Batam ini menegaskan dukungan penuh instansi terhadap modernisasi administrasi keuangan di pondok pesantren.
Sinergi untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren
Dalam arahannya, Budi Dermawan menyampaikan bahwa pemahaman mengenai sistem keuangan syariah sangat krusial bagi pengelola pesantren di era digital saat ini. Literasi keuangan yang baik bukan hanya soal pencatatan, tetapi juga tentang bagaimana pesantren dapat mengelola potensi ekonominya secara mandiri dan transparan.
"Kolaborasi antara FKPP dan BSN ini adalah langkah strategis. Kita ingin pondok pesantren di Batam tidak hanya unggul dalam bidang tafaqquh fiddin, tetapi juga melek terhadap sistem keuangan modern yang berbasis syariah," ujar Budi Dermawan.
Edukasi Sistem Perbankan Syariah
Pihak Bank Syariah Nasional (BSN) memberikan pemaparan komprehensif mengenai berbagai produk perbankan yang dapat mendukung operasional pesantren, mulai dari sistem pembayaran SPP digital hingga manajemen kas yang lebih efisien dan aman.
Sosialisasi ini diikuti oleh para pimpinan dan pengurus pondok pesantren yang tergabung dalam FKPP. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif mengenai implementasi sistem keuangan digital yang tetap mengedepankan prinsip-prinsip syariah di lingkungan pesantren.
Harapan Pasca-Kegiatan
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pondok pesantren di Kota Batam dapat segera mengadaptasi sistem keuangan yang lebih terintegrasi. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pelaporan keuangan lembaga serta memberikan kenyamanan bagi orang tua santri dalam melakukan transaksi pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan simbolis materi literasi keuangan dari pihak BSN kepada perwakilan pengurus pondok pesantren.
Berita Terkait
PakisKakan Kemenag Batam Hadiri Pembukaan AKG dan AKP PAI Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026
14 Jul 2026
PakisPimpin Apel Pagi, Magdalena Silfia Soroti Lonjakan Pelayanan Legalisir Dokumen di Kemenag Batam
13 Jul 2026
PakisKemenag Batam Gelar Pendampingan dan Pemutakhiran Data SITREN dan EMIS untuk MDT
9 Jul 2026
