Kembali
Umum Jumat, 24 April 2026 354 dilihat

Rapat Koordinasi Lintas Instansi, Perkuat Adat dan Budaya Tradisi Leluhur

KUA Menginiasi agar pelaksanaan prosesi nikah semakin berjalan lancar dan tertib, namun tetap menjunjung tinggi Syariat, adat dan budaya leluhur

A

Admin Portal

Redaksi

Rapat Koordinasi Lintas Instansi, Perkuat Adat dan Budaya Tradisi Leluhur

Belakang Padang (Kemenag Batam) --- Rapat koordinasi lintas instansi digelar di Kecamatan Belakang Padang sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pelaksanaan prosesi pernikahan yang tetap menjunjung tinggi nilai adat dan budaya Melayu. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Camat Belakang Padang, Syarifah Fadhlun, S.IP, Kepala KUA Belakang Padang Abdul Majid, S.Sy, serta pihak Puskesmas yang diwakili oleh dr. Juni. Turut hadir pula para perias pengantin dan perwakilan LAM yang memberikan masukan strategis terkait pelestarian budaya.

Dalam arahannya, Syarifah Fadhlun menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi leluhur dalam setiap prosesi pernikahan. Ia menekankan bahwa modernisasi tidak boleh menghilangkan esensi budaya, melainkan harus dikemas secara arif dan selaras dengan kearifan lokal.

Senada dengan itu, Kepala KUA Belakang Padang Abdul Majid, S.Sy mengingatkan agar setiap rangkaian acara pernikahan dapat dilaksanakan secara tertib, terkoordinasi, dan memiliki konsep yang jelas, sehingga prosesi berjalan dengan khidmat dan lancar.

Dari sektor kesehatan, dr. Juni turut menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya dalam penggunaan fasilitas gedung. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta memperhatikan aspek kesehatan demi kenyamanan para tamu undangan.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penggunaan fasilitas gedung pernikahan agar lebih memperhatikan nilai estetika, termasuk pemanfaatan kerajinan lokal sebagai bagian dari dekorasi. Selain itu, seluruh pihak diimbau untuk bersama-sama merawat fasilitas gedung dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Perwakilan LAM dalam kesempatan tersebut menegaskan agar budaya Melayu tetap dilestarikan dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Mereka berharap para perias pengantin dapat menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ciri khas adat dalam setiap prosesi pernikahan.

Rapat koordinasi ini diharapkan mampu menciptakan kesamaan persepsi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan acara pernikahan di Belakang Padang, yang tidak hanya tertib dan indah, tetapi juga sarat akan nilai budaya dan tradisi.

Berita Terkait