Sekjen Kemenag Gaungkan 'Ekoteologi': Menjaga Lingkungan Adalah Bagian dari Ibadah
TANJUNGPINANG (Kemenag) – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI), Kamaruddin Amin, membawa pesan baru dalam kunjungan kerjanya ke Kepulauan Riau. Ia menegaskan bahwa kesalehan seorang umat beragama tidak hanya diukur dari ritual ibadah semata, melainkan juga dari kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Admin Portal
Redaksi

TANJUNGPINANG (Kemenag Batam) – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI), Kamaruddin Amin, membawa pesan baru dalam kunjungan kerjanya ke Kepulauan Riau. Ia menegaskan bahwa kesalehan seorang umat beragama tidak hanya diukur dari ritual ibadah semata, melainkan juga dari kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Hal tersebut disampaikan Kamaruddin saat memberikan pembinaan intensif kepada ASN di Aula Kanwil Kemenag Kepri, Sabtu (25/04/2026). Beliau memperkenalkan konsep 'Ekoteologi' sebagai salah satu pilar pengabdian ASN Kemenag ke depan.
Kesalehan Ekologis: Agama dan Alam
Dalam arahannya, Kamaruddin meminta seluruh ASN Kemenag untuk menjadi pelopor dalam menjaga alam. Menurutnya, menjaga ekosistem adalah bentuk praktik keagamaan yang nyata.
"Menjaga lingkungan adalah praktik agama. Saya ingin pegawai Kemenag tidak hanya cakap soal hukum ibadah, tetapi juga fasih menjelaskan pentingnya menjaga alam kepada masyarakat," tegas Kamaruddin.
Beliau menekankan bahwa istilah "Kesalehan Ekologis" harus mulai diinternalisasi oleh setiap aparatur, di mana perilaku menjaga bumi dianggap sebagai cerminan iman yang mendalam
Aksi Nyata dan Instruksi Kantor Ramah Lingkungan
Sebagai bentuk komitmen nyata, Sekjen Kamaruddin Amin didampingi Kakanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, melakukan penanaman pohon di halaman Kantor Kanwil Kemenag Kepri. Penanaman pohon ini disimbolkan sebagai titik awal gerakan lingkungan di lingkungan instansi keagamaan.
Tak hanya sekadar seremoni, Sekjen juga menginstruksikan langkah konkret yang harus segera diterapkan di seluruh kantor Kemenag di wilayah Kepulauan Riau, termasuk di tingkat kabupaten/kota:
• Efisiensi Energi: Melakukan penghematan penggunaan listrik secara ketat di lingkungan kantor.
• Diet Plastik: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam setiap kegiatan kedinasan.
• Edukasi Publik: Memasukkan pesan-pesan pelestarian lingkungan dalam penyuluhan agama kepada masyarakat.
Kehadiran Delegasi Kemenag Batam
Pesan mengenai ekoteologi ini pun disimak langsung oleh jajaran pimpinan Kemenag Kota Batam yang hadir, di antaranya Plh. Kepala Kantor Kemenag Batam Kasubbag TU Resdin Efendi Pasaribu, Kasi Urakris Esther Sri Liasna, serta Penyelenggara Pendidikan Kristen Johannes Hamonangan.
Kehadiran mereka memastikan bahwa semangat "Kesalehan Ekologis" ini akan segera dibawa dan diterapkan di lingkungan Kantor Kemenag Kota Batam sebagai bagian dari transformasi layanan yang berkelanjutan.
Berita Terkait
UmumSambut Milad ke-4 dan HUT RI ke-81, Majelis Dzikir Husnul Khotimah Silaturahmi ke Kemenag Batam Bahas "Batam Bersholawat"
17 Jul 2026
UmumKunjungan Silaturahmi Dubes Palestina ke Kemenag Batam: Perkuat Ukhuwah di Tengah Masyarakat yang Majemuk
17 Jul 2026
UmumSambut Kedatangan Duta Besar Palestina, PTSP Kemenag Batam Lakukan Persiapan Matang
17 Jul 2026
