Kembali
Kantor Urusan Agama Senin, 18 Mei 2026 86 dilihat

Atasi Fenomena ‘Marriage is Scary’, KUA Sekupang Gandeng STIQ Kepri Gelar Seminar Bimbingan Remaja Usia Nikah

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekupang Kota Batam bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Kepulauan Riau (KEPRI), sukses menggelar seminar terbuka Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) pada Sabtu, 16 Mei 2026.

A

Admin Portal

Redaksi

Atasi Fenomena ‘Marriage is Scary’, KUA Sekupang Gandeng STIQ Kepri Gelar Seminar Bimbingan Remaja Usia Nikah

Sekupang (Kemenag Batam)– Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekupang Kota Batam bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Kepulauan Riau (KEPRI), sukses menggelar seminar terbuka Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) pada Sabtu, 16 Mei 2026. Bertempat di Aula STIQ KEPRI, acara yang dihadiri oleh mahasiswa dan masyarakat umum ini mengangkat tema yang sedang hangat di kalangan generasi muda, yaitu "KUA Hadir Menemani, Mengatasi 'Marriage is Scary'". Seminar ini digelar sebagai bentuk respons nyata dan edukatif dalam menyikapi kecemasan serta stigma negatif remaja masa kini terhadap institusi pernikahan.

Acara ini disambut dengan sangat baik oleh pihak kampus karena dinilai memberikan dampak literasi yang positif bagi mahasiswa. Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, STIQ KEPRI dan KUA Kecamatan Sekupang bahkan resmi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) kerja sama di sela-sela kegiatan tersebut. Memasuki sesi materi pertama, Bima Sakti, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Sekupang, mengupas tuntas profil dan fungsi KUA yang kini semakin inklusif. Ia menjelaskan bahwa KUA tidak hanya mengurusi pencatatan nikah, tetapi juga aktif memfasilitasi program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), BRUN, Bimbingan Perkawinan, Konsultasi Rumah Tangga, hingga pembinaan Muallaf.


Sementara itu, narasumber kedua, Rizkhan Frianda, yang merupakan Penghulu KUA Sekupang, membedah aspek Hukum Pernikahan sekaligus menguliti akar penyebab maraknya fenomena "Marriage is Scary" di media sosial beserta solusi-solusi jitunya. Di hadapan para peserta, Rizkhan menekankan betapa krusialnya kesiapan lahir dan batin sebelum memutuskan untuk membina sebuah rumah tangga. "Pernikahan itu bukan tentang siapa cepat, tapi tentang siapa yang siap untuk berlayar," tegasnya, mengingatkan mahasiswa agar tidak terburu-buru tanpa bekal matang.

Kegiatan yang diinisiasi bersama antara Departemen Keilmuan Unit Kegiatan Mahasiswa Hai’atu Tahfidzul Qur’an (UKM HTQ) di bawah Kabinet Madinatul Qur'an dan KUA Kecamatan Sekupang ini berjalan dengan sangat interaktif. Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta yang tertib membawa alat tulis dan buku catatan sepanjang acara berlangsung. Melalui sinergi kokoh antara akademisi dan instansi keagamaan ini, diharapkan para remaja usia nikah di Kota Batam dapat mengikis ketakutan mereka dan lebih siap menyongsong masa depan keluarga yang kokoh dan terencana.

Berita Terkait