Bina Mental Warga Binaan, Penyuluh Agama Islam Gelar Penyuluhan di Lapas Kelas IIA Batam
Batam (Kemenag) – Peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual terus bergerak aktif menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).Senin,8/6/2026.
Admin Portal
Redaksi

Batam (Kemenag) – Peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual terus bergerak aktif menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA, Senin,8/6/2026.
Komitmen ini diwujudkan melalui aksi nyata kolaborasi antarlini yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA). Bergerak bersama, Subur, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Galang, dan Akbar Pohan, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Batam Kota, hadir langsung memberikan bimbingan penyuluhan keagamaan di Lapas Kelas IIA Batam.
Kegiatan pembinaan rohani ini dilaksanakan di dalam Masjid Lapas Kelas IIA Batam. Pada kesempatan kali ini, materi yang diangkat mengambil tema sentral "Pelajaran Keluarga Nabi Ibrahim". Pembahasan difokuskan pada tiga poin utama kehidupan, yaitu: pertama, menguatkan keimanan dalam sendi-sendi kehidupan; kedua, memperkuat kesabaran dalam setiap ujian; dan ketiga, menjaga keikhlasan dalam setiap amal perbuatan. Di dalam rumah ibadah tersebut, para warga binaan berkumpul dengan khidmat mendengarkan kupasan nilai keteladanan tersebut.
Di sela-sela kegiatan, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Galang, Subur, menyampaikan bahwa materi ini sangat relevan sebagai bekal rohani bagi para warga binaan agar tidak merasa sendiri dalam berbenah diri.
"Kami hadir di sini untuk merangkul saudara-saudara kita di Lapas. Melalui napak tilas pelajaran keluarga Nabi Ibrahim AS, masjid ini menjadi tempat kita bersama-sama memperbanyak istigfar, memperbaiki ibadah, dan menata niat untuk masa depan. Kita ingin bersama-sama menguatkan keimanan dalam setiap sendi kehidupan kita saat ini," ujar Subur.
Senada dengan hal tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batam Kota, Akbar Pohan, menambahkan pentingnya konsistensi dalam mengambil hikmah kesabaran dan keikhlasan dari kisah agung tersebut untuk diterapkan secara nyata.
"Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Dari kisah keluarga Nabi Ibrahim, kita belajar untuk memperkuat kesabaran dalam menghadapi setiap ujian hidup yang sedang dijalani, serta pentingnya menjaga keikhlasan dalam setiap amal perbuatan. Melalui bimbingan ini, kami ingin menyalakan kembali rasa optimisme mereka bahwa pintu perbaikan diri selalu terbuka luas," pungkas Akbar Pohan.
Kehadiran para penyuluh di tengah-tengah warga binaan diharapkan mampu menjadi lentera pencerah dan sarana bagi mereka untuk memperbaiki diri agar siap kembali ke tengah masyarakat dengan mental yang lebih baik.
Kolaborasi lintas kecamatan yang berpusat di masjid Lapas ini membuktikan bahwa keterbatasan jarak dan wilayah tugas bukan menjadi hambatan bagi para Penyuluh Agama Kemenag Batam untuk menebar manfaat dan menjalankan fungsi kepenyuluhan secara optimal, khususnya dalam program pembinaan mental dan karakter berbasis keagamaan.
Berita Terkait
Penyuluh AgamaTingkatkan Kualitas Ibadah, Penyuluh KUA Bulang Berikan Bimbingan Fiqih Shalat di Pulau Nipah
17 Jul 2026
Penyuluh AgamaTingkatkan Amal Ibadah, Siswa MIS Nurul Amanatul Haq Ikuti Penyuluhan dan Zikir Bersama
17 Jul 2026
Penyuluh AgamaSentuhan Rohani di Rumah Sakit: Penyuluh Agama Islam, Kristen, dan Katolik Kemenag Batam Beri Motivasi dan Doa bagi Pasien RSBP
16 Jul 2026
