Kembali
Penyuluh Agama Kamis, 18 Juni 2026 65 dilihat

Refleksi Tiga Dimensi Waktu: Penyuluh Kemenag Batam Ajak Penghuni Rutan Kelas IIA Batam Berbenah Diri

BATAM (Kemenag) – Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam kembali menunjukkan komitmen dan aksi nyatanya dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual. Pada Kamis (18/06/2026), giliran para penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Batam yang mendapatkan siraman rohani dalam sesi penyuluhan agama yang berlangsung khidmat.

A

Admin Portal

Redaksi

Refleksi Tiga Dimensi Waktu: Penyuluh Kemenag Batam Ajak Penghuni Rutan Kelas IIA Batam Berbenah Diri

BATAM (Kemenag) – Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam kembali menunjukkan komitmen dan aksi nyatanya dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual. Pada Kamis (18/06/2026), giliran para penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Batam yang mendapatkan siraman rohani dalam sesi penyuluhan agama yang berlangsung khidmat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIA Batam ini menghadirkan dua penyuluh andalan Kemenag Batam, yaitu H. Bima Sakti, M.Pd. (Penyuluh Agama dari KUA Sekupang) dan Nazir, S.Sos. (Penyuluh P3K dari KUA Batu Ampar).

Kolaborasi apik kedua penyuluh ini berhasil menyita perhatian para warga binaan. Dalam tausiyahnya, mereka mengangkat tema reflektif yang sangat mendalam mengenai "Tiga Dimensi Waktu Kehidupan" yang wajib direnungkan oleh setiap manusia:

1. Masa Lalu (Masa Kenangan): Merupakan fase kehidupan yang sudah dilewati dan tidak mungkin bisa diulang kembali. Meski begitu, masa lalu akan selalu dikenang dan harus dijadikan sebagai cermin serta pelajaran berharga untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

2. Masa Kini (Masa Perjuangan): Merupakan waktu yang sedang berjalan saat ini. Di fase inilah setiap individu dituntut untuk berjuang, berbuat yang terbaik, giat bekerja, dan senantiamengisi hari-hari dengan amal sholeh.

3. Masa Depan (Masa Pengharapan): Merupakan esok hari yang masih penuh dengan impian, cita-cita, dan harapan baru.

"Kita tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi di masa lalu, tetapi kita punya kendali penuh untuk memperbaiki masa kini demi menjemput masa depan yang lebih berkah. Semoga kita semua selalu istiqomah dalam berbuat baik, serta mampu menjauhi dosa dan hal-hal yang tidak bermanfaat," ujar H. Bima Sakti di hadapan para jamaah.

Senada dengan hal itu, Nazir selaku Penyuluh P3K KUA Batu Ampar turut memberikan motivasi penguat kepada para warga binaan agar tidak patah semangat.

"Jangan biarkan masa lalu membelenggu langkah kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik di hari ini. Tempat ini (Rutan) bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah madrasah kehidupan untuk kita belajar. Mari kita optimalkan masa kini dengan memperbanyak amal sholeh, menjaga ibadah, dan merajut kembali impian serta cita-cita untuk masa depan yang lebih cerah," ungkap Nazir menyemangati.

Di akhir sesi, kedua penyuluh mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk bersama-sama berkomitmen selalu berbuat baik serta menjauhi dosa dan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan penyuluhan rutin seperti ini, Kemenag Kota Batam berharap para warga binaan di Rutan Kelas IIA Batam dapat memperoleh penguatan iman, kedamaian hati, serta bekal spiritual yang kuat saat nanti kembali membaur di tengah-tengah masyarakat.

Berita Terkait