Edukasi Kesiapan Pernikahan, KUA Sekupang Gelar BRUN di Institut Teknologi Batam
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekupang, Kota Batam, menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) bagi mahasiswa Institut Teknologi Batam pada Jumat (19/6/2026).
Admin Portal
Redaksi

Sekupang (Kemenag Batam) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekupang, Kota Batam, menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) bagi mahasiswa Institut Teknologi Batam pada Jumat (19/6/2026). Bertempat di salah satu ruang kelas kampus, kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keaktifan, mencerminkan antusiasme mahasiswa terhadap isu-isu krusial seputar persiapan berkeluarga. Program ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman komprehensif mengenai hakikat pernikahan sebelum mereka melangkah ke jenjang yang lebih serius.
Kegiatan dibuka dengan sambutan hangat dari Wakil Rektor I Institut Teknologi Batam, Ansarullah Lawi. Dalam arahannya, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak KUA Sekupang atas inisiatif kerja sama ini. Ansarullah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis demi kemaslahatan mahasiswa di masa depan. Menurutnya, kesiapan mahasiswa tidak hanya diukur dari kompetensi akademik, namun juga kematangan dalam mempersiapkan diri untuk membina rumah tangga yang kokoh dan harmonis sesuai dengan syariat serta regulasi yang berlaku.
Sebagai narasumber utama, Penghulu KUA Sekupang, Rizkhan Frianda, membedah secara mendalam hukum pernikahan serta fenomena "Marriage is Scary" yang kerap menghantui pikiran generasi milenial dan Gen Z. Rizkhan memberikan solusi jitu atas ketakutan tersebut dengan menekankan pentingnya pembekalan ilmu dan kesiapan mental yang matang sebelum memasuki gerbang pernikahan. Ia pun memberikan edukasi keras mengenai bahaya nikah siri yang tidak tercatat secara hukum, yang menurutnya berpotensi merugikan pihak perempuan dan anak di kemudian hari.
Rizkhan menutup sesi dengan sebuah kutipan motivasi yang membekas bagi para peserta, yakni "Pernikahan bukan tentang siapa cepat, tapi siapa yang siap untuk berlayar." Melalui pendekatan diskusi yang aktif, para mahasiswa diajak untuk menyadari bahwa pernikahan adalah sebuah perjalanan panjang yang memerlukan perencanaan matang, bukan sekadar pelarian atau tren semata. Sinergi antara dunia akademis dan instansi keagamaan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Batam yang lebih bijak, dewasa, dan siap membangun keluarga yang berkualitas.
Berita Terkait
Kantor Urusan AgamaProgram Indonesia Berkiblat, Warga Pulau Nipah Antusias Ikuti Pengukuran
15 Jul 2026
Kantor Urusan AgamaAkurasi Arah Kiblat, Tim KUA Bulang Lakukan Pengukuran Rashdul Kiblat di Wilayah Hinterland
15 Jul 2026
Kantor Urusan AgamaBimbingan Calon Pengantin di KUA Kecamatan Bulang, Bekali Pasutri Muda Menuju Keluarga Sakinah
7 Jul 2026
