Kembali
Bimas Kristen Kamis, 25 Juni 2026 23 dilihat

Menapaki Jalan Kebenaran: Penyuluhan Rohani Bagi Warga Binaan Rutan Kelas IIA Batam

Batam (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kota Batam melalui Penyuluh Agama Kristen Unit Kerja Urusan Agama Kristen melaksanakan kegiatan Penyuluhan Rohani bagi warga binaan di Rutan Kelas IIA Batam pada hari Rabu, 24 Juni 2026, pukul 10.00 WIB sampai dengan 11.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh warga binaan yang hadir untuk mendengarkan pembinaan rohani sebagai bagian dari upaya penguatan mental dan spiritual selama menjalani masa pembinaan. Materi penyulu

A

Admin Portal

Redaksi

Menapaki Jalan Kebenaran: Penyuluhan Rohani Bagi Warga Binaan Rutan Kelas IIA Batam

Batam (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kota Batam melalui Penyuluh Agama Kristen Unit Kerja Urusan Agama Kristen melaksanakan kegiatan Penyuluhan Rohani bagi warga binaan di Rutan Kelas IIA Batam pada hari Rabu, 24 Juni 2026, pukul 10.00 WIB sampai dengan 11.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh warga binaan yang hadir untuk mendengarkan pembinaan rohani sebagai bagian dari upaya penguatan mental dan spiritual selama menjalani masa pembinaan. Materi penyuluhan mengangkat Firman Tuhan dari Mazmur 1:1-6 dengan tema mengajak peserta untuk memperbaiki diri dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Dalam penyampaian materi, penyuluh menekankan bahwa Mazmur 1 mengajarkan tentang dua jalan kehidupan, yaitu jalan orang benar dan jalan orang fasik. Setiap orang diberikan kesempatan untuk menentukan pilihan hidupnya. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati diperoleh ketika seseorang menjauhi perbuatan yang tidak berkenan kepada Tuhan dan menjadikan Firman-Nya sebagai pedoman hidup sehari-hari. Melalui penyuluhan ini, warga binaan diajak untuk melakukan refleksi diri, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak baik, serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan.

Kegiatan penyuluhan rohani ini bertujuan untuk memberikan penguatan iman, membangun karakter yang lebih baik, serta menumbuhkan kesadaran spiritual bagi warga binaan agar mampu menjalani proses pembinaan dengan sikap yang positif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan moral sehingga para peserta memiliki motivasi untuk berubah, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.


Hasil dari kegiatan ini terlihat dari partisipasi aktif warga binaan dalam mengikuti sesi penyuluhan, mendengarkan Firman Tuhan, serta berbagi pengalaman dan pergumulan hidup mereka. Para peserta memperoleh pemahaman bahwa Tuhan tetap mengasihi dan memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk bertobat dan memulai kehidupan yang baru. Diharapkan melalui kegiatan ini, warga binaan semakin bertumbuh dalam iman, memiliki pengharapan yang kuat, dan mampu menjadi pribadi yang lebih baik, sebagaimana pohon yang ditanam di tepi aliran air yang senantiasa menghasilkan buah pada waktunya sesuai dengan pesan Mazmur 1:1-6.

Berita Terkait