Kembali
Bimas Kristen Rabu, 1 Juli 2026 21 dilihat

Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan, Penyuluh Kristen Batam Ikuti Bimtek Aplikasi EWS SI-RUKUN

Batam - Kantor Kementerian Agama Kota Batam melalui Seksi Urusan Agama Kristen mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi EWS SI-RUKUN yang dibawakan oleh Kepala bidang keharmonisan umat beragama, Adimin Diens. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kemenag Provinsi Kepri yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dalam memahami dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung deteksi dini terhadap potensi konflik sosial keagamaan di masyarakat, Senin,30/6/2026

A

Admin Portal

Redaksi

Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan, Penyuluh Kristen Batam Ikuti Bimtek Aplikasi EWS SI-RUKUN

Batam (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama Kota Batam melalui Seksi Urusan Agama Kristen mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi EWS SI-RUKUN yang dibawakan oleh Kepala bidang keharmonisan umat beragama, Adimin Diens. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kemenag Provinsi Kepri yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dalam memahami dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung deteksi dini terhadap potensi konflik sosial keagamaan di masyarakat, Senin,30/6/2026

Dalam pemaparannya, Adimin Diens menjelaskan makna kerukunan serta pentingnya menjaga hubungan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Ia menegaskan bahwa kerukunan merupakan fondasi penting bagi stabilitas sosial dan pembangunan bangsa, sehingga upaya menjaga serta merawatnya menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi EWS SI-RUKUN (Sistem Deteksi Dini – Indonesia Rukun). Aplikasi ini dirancang sebagai instrumen pendukung penyelenggaraan sistem deteksi dini konflik sosial keagamaan yang memungkinkan berbagai informasi dan potensi permasalahan di masyarakat dapat teridentifikasi lebih cepat. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa konflik tidak pernah muncul secara tiba-tiba, melainkan selalu diawali oleh berbagai tanda dan gejala yang perlu dikenali sejak awal.

Kegiatan ini tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung penggunaan aplikasi EWS SI-RUKUN. Para penyuluh tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari proses akses aplikasi hingga simulasi penginputan data dan pelaporan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh semakin siap menjalankan peran sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mendukung sistem deteksi dini yang responsif, akurat, dan berkelanjutan di Kota Batam.

Berita Terkait