Beri Kedamaian Jiwa, Penyuluh Kemenag Batam Bekali Warga Binaan Lapas Perempuan dengan Pesan Spiritual
BATAM (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual. Kali ini, jajaran penyuluh menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam di Baloi untuk menggelar bimbingan penyuluhan bagi para warga binaan pada Selasa (7/7/2026).
Admin Portal
Redaksi

BATAM (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual. Kali ini, jajaran penyuluh menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam di Baloi untuk menggelar bimbingan penyuluhan bagi para warga binaan pada Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dibagi menjadi dua sesi dengan menghadirkan dua materi pokok yang mendalam sebagai bahan perenungan hidup.
Sesi I: Menghayati Tiga Pesan Malaikat Jibril
Pada sesi pertama, Penyuluh Agama Muhammad Ali Akbar Pohan menyampaikan materi menyentuh hati bertajuk "Tiga Pesan Malaikat Jibril". Dalam tausiyahnya, ia menekankan tiga hakikat utama kehidupan yang harus senantiasa diingat oleh setiap manusia:
1. Hiduplah sesukamu, namun ingatlah bahwa pada masanya engkau akan mati. Sesi ini mengajak warga binaan untuk menyadari batasan umur dunia.
2. Cintailah sesuatu sesukamu, tetapi ingatlah bahwa engkau akan berpisah dengannya. Pesan ini mendidik jiwa agar tidak condong pada keterikatan duniawi yang fana.
3. Berbuatlah semaumu, namun ingatlah bahwa setiap perbuatan akan mendapatkan balasan yang setimpal.
"Apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan kita tuai di akhirat kelak. Tidak ada satu pun amal yang luput dari perhitungan-Nya," ujar Ali Akbar di hadapan para warga binaan.
Sesi II: Urgensi Kehati-hatian dalam Mengarungi Hidup
Melanjutkan estafet pembinaan, sesi kedua diisi oleh Penyuluh Agama Mohamad Aras yang mengusung tema "Berhati-hati dalam Hidup".
Dalam pemaparannya, Mohamad Aras mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan kembali perjalanan hidup yang telah dilalui. Ia mengingatkan bahwa dunia ini penuh dengan jebakan dan ujian yang menuntut kewaspadaan tinggi.
"Hidup ini sangat memerlukan kehati-hatian dan kewaspadaan. Jangan sampai kesenangan atau kehilafan yang sifatnya hanya sesaat, justru membuat hidup kita dilingkupi penyesalan untuk selama-lamanya," tegas Mohamad Aras.
Dampak Positif bagi Warga Binaan
Program bimbingan penyuluhan ini merupakan agenda rutin Kemenag Kota Batam yang bersinergi dengan pihak Lapas. Kehadiran para penyuluh agama ini diharapkan dapat menjadi oase spiritual, memberikan ketenangan batin, serta memotivasi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang benar demi masa depan yang lebih baik.
Berita Terkait
Penyuluh AgamaTingkatkan Kualitas Ibadah, Penyuluh KUA Bulang Berikan Bimbingan Fiqih Shalat di Pulau Nipah
17 Jul 2026
Penyuluh AgamaTingkatkan Amal Ibadah, Siswa MIS Nurul Amanatul Haq Ikuti Penyuluhan dan Zikir Bersama
17 Jul 2026
Penyuluh AgamaSentuhan Rohani di Rumah Sakit: Penyuluh Agama Islam, Kristen, dan Katolik Kemenag Batam Beri Motivasi dan Doa bagi Pasien RSBP
16 Jul 2026
