Kembali
Bimas Buddha Senin, 13 Juli 2026 11 dilihat

Hadiri Muscab VIII PATRIA, Penyelenggara Bimas Buddha Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Kepemimpinan

Batam ( Kemenag ) - Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., beserta jajaran menghadiri acara Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PATRIA (Pemuda Theravada Indonesia) Kota Batam yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026, di Pusdiklat Grha Buddha Manggala Batam.

A

Admin Portal

Redaksi

Hadiri Muscab VIII PATRIA, Penyelenggara Bimas Buddha Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Kepemimpinan

Batam ( Kemenag ) - Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam, Supriyanto, S.Pd.B., beserta jajaran menghadiri acara Pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PATRIA (Pemuda Theravada Indonesia) Kota Batam yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026, di Pusdiklat Grha Buddha Manggala Batam. 

Musyawarah Cabang ini menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan Buddhis untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi, serta memilih kepengurusan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan pada periode berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto menyampaikan sambutan sekaligus mengapresiasi terselenggaranya Muscab VIII DPC PATRIA Kota Batam. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk generasi Buddhis yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, masyarakat, dan bangsa. Ia juga menilai bahwa PATRIA telah menjadi wadah pembinaan yang penting dalam mencetak kader-kader muda Buddhis yang aktif dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Supriyanto mengajak seluruh kader PATRIA untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebersamaan, dan membangun organisasi yang solid. Ia menekankan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut generasi muda Buddhis untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada umat.

"Saya berharap PATRIA terus menjadi wadah yang melahirkan generasi muda Buddhis yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki semangat melayani. Mari kita perkuat persatuan, tingkatkan kualitas diri, serta aktif mengabdi kepada umat dan masyarakat. Pemuda Buddhis adalah aset yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan umat, sehingga harus dibekali dengan nilai-nilai Dhamma, integritas, dan semangat pengabdian yang tinggi. Dengan bekal tersebut, saya yakin PATRIA akan terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat Buddha, masyarakat, dan bangsa," ujar Supriyanto.

Acara pembukaan Muscab VIII turut dihadiri oleh jajaran pengurus Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI), MAGABUDHI, WANDANI, Karakasabha Vihara Grha Buddha Manggala, Kepala Sekolah Minggu Buddha Vihara Grha Buddha Manggala, para pembina organisasi, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai organisasi dan tokoh Buddhis tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam mendukung pembinaan generasi muda Buddhis sekaligus memperkuat persatuan umat Buddha di Kota Batam.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat kebersamaan, dan nuansa kekeluargaan. Selain sesi pembukaan dan penyampaian sambutan dari para undangan, Muscab menjadi forum demokratis bagi anggota PATRIA untuk menyampaikan aspirasi, mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya, menyusun rekomendasi organisasi, serta merumuskan program-program yang relevan dengan kebutuhan pembinaan generasi muda Buddhis pada masa mendatang.

Melalui pelaksanaan Muscab VIII DPC PATRIA Kota Batam, diharapkan terpilih kepengurusan yang amanah, visioner, inovatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur ajaran Buddha. Penyelenggara Bimas Buddha Kota Batam juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan mendukung organisasi kepemudaan Buddhis sebagai mitra strategis dalam membangun generasi muda yang unggul, memperkokoh kerukunan umat, serta mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, moderat, dan berdaya saing.


Berita Terkait