Kembali
Penyuluh Agama Senin, 13 Juli 2026 13 dilihat

Sentuh Ruhani Warga Binaan, Penyuluh Kemenag Batam Kolaborasi Berikan Bimluh di Lapas Kelas II A

BATAM (Kemenag) — Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas mental serta spiritual Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) yang digelar secara rutin di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam.

A

Admin Portal

Redaksi

Sentuh Ruhani Warga Binaan, Penyuluh Kemenag Batam Kolaborasi Berikan Bimluh di Lapas Kelas II A

BATAM (Kemenag) — Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas mental serta spiritual Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) yang digelar secara rutin di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam.

Pada kegiatan yang berlangsung hari ini, Senin (13/7/2026), dua orang Penyuluh Agama Kemenag Batam hadir berkolaborasi memberikan siraman rohani. Keduanya saling berbagi peran secara bergantian untuk memberikan materi yang komprehensif bagi para warga binaan.

Memahami Tujuan Hidup dan Memperbaiki Bacaan Al-Qur'an

Sesi bimbingan kali ini dibagi menjadi dua sesi materi utama yang berfokus pada motivasi hidup dan peningkatan kualitas ibadah:

Materi Pertama: "Memahami Tujuan Hidup"

Disampaikan oleh Ali Akbar Pohan, Penyuluh Agama yang bertugas di KUA Kecamatan Batam Kota. Dalam penyampaiannya, ia mengajak para warga binaan untuk merenungkan kembali hakikat penciptaan manusia dan menata niat untuk masa depan yang lebih baik, sehingga masa pidana yang dijalani bisa menjadi momentum perubahan diri.

Materi Kedua: "Tahsinul Qur'an"

Disampaikan oleh Subur, Penyuluh Agama yang bertugas di KUA Kecamatan Bulang. Pada sesi ini, fokus diarahkan pada perbaikan tata cara membaca Al-Qur'an (tajwid dan makhraj) agar para warga binaan dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan benar.

 Kegiatan bimbingan rutin ini diharapkan dapat menjadi bekal spiritual yang kuat bagi para warga binaan, sehingga saat bebas nanti, mereka siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang religius dan bermanfaat.

Berita Terkait