Kembali
Bimas Hindu Senin, 27 Oktober 2025 241 dilihat

Kemenag Batam dan Pasraman Jnana Sila Bhakti Implementasikan Program Ekologi dan Kurikulum Cinta

Batam (Kemenag) – Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kota Batam, Made Karmawan, bersama Penyuluh Agama Hindu Lilik Widyawati dan staf bersinergi dengan Pasraman Jnana Sila Bhakti dalam kegiatan bertajuk “Pasramanku Bungaku – Tumbuh dalam Dharma, Mekar dalam Bhakti”, Minggu (26/10/2025).

A

Admin Portal

Redaksi

Kemenag Batam dan Pasraman Jnana Sila Bhakti Implementasikan Program Ekologi dan Kurikulum Cinta

Batam (Kemenag) – Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kota Batam, Made Karmawan, bersama Penyuluh Agama Hindu Lilik Widyawati dan staf bersinergi dengan Pasraman Jnana Sila Bhakti dalam kegiatan bertajuk “Pasramanku Bungaku – Tumbuh dalam Dharma, Mekar dalam Bhakti”, Minggu (26/10/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud implementasi dari program yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, yaitu Program Ekologi dan Kurikulum Cinta. Melalui kegiatan ini, para siswa Pasraman diajak untuk belajar mencintai lingkungan dan menanamkan nilai-nilai kasih terhadap alam melalui kegiatan menanam bunga di sekitar lingkungan pasraman.

Menurut Made Karmawan, kegiatan ini menjadi sarana pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai dharma.

“Anak-anak perlu diajak memahami bahwa mencintai alam dan tumbuhan adalah bagian dari pelaksanaan dharma. Dari hal kecil seperti menanam bunga, kita belajar tentang kasih, tanggung jawab, dan rasa syukur terhadap kehidupan,” ujar Made.


Sementara itu, Lilik Widyawati menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Ekoteologi Hindu, di mana hubungan harmonis antara manusia dan alam menjadi dasar dalam kehidupan spiritual.

“Melalui Kurikulum Cinta, kita mengajarkan anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berbhakti, tidak hanya kepada Tuhan dan sesama, tetapi juga kepada alam semesta,” ujarnya.

Direktur Pasraman Jnana Sila Bhakti, I Made Kasa Astawa, menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara Kementerian Agama dan pihak Pasraman dalam menguatkan karakter peserta didik melalui kegiatan berbasis lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Kemenag. Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar bukan hanya teori agama, tetapi juga praktik nyata dalam menjaga dan mencintai lingkungan sebagai bentuk bakti kepada Sang Hyang Widhi,” ucapnya.

Kegiatan berlangsung penuh semangat dan diakhiri dengan penanaman bersama serta doa bersama memohon kelestarian alam.

Berita Terkait