Penyelenggara Hindu Kemenag Batam Tekankan Pentingnya Sekolah Minggu bagi Anak Pasraman
Batam (Kemenag) – Mengawali tahun 2026, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Made Karmawan, hadir dalam kegiatan pembinaan budi pekerti di Pasraman Jnana Sila Bhakti pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa pasraman, pengajar, serta pengurus pasraman sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda Hindu.
Admin Portal
Redaksi

Batam (Kemenag) – Mengawali tahun 2026, Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Made Karmawan, hadir dalam kegiatan pembinaan budi pekerti di Pasraman Jnana Sila Bhakti pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri Direktur Pasraman Jnana Sila Bhakti, Made Kasa Astawa, bersama para guru pasraman. diikuti oleh para siswa pasraman, pengajar, serta pengurus pasraman sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda Hindu.
Dalam arahannya, Made Karmawan menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan di awal tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual peserta didik. Ia menekankan pentingnya menanamkan budi pekerti luhur sejak dini sebagai dasar pembentukan karakter anak-anak pasraman.
“Pembinaan budi pekerti di awal tahun ini menjadi langkah penting untuk membentuk karakter anak-anak agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang baik sesuai ajaran agama,” ujar Made Karmawan.
Lebih lanjut, Made Karmawan menegaskan pentingnya pelaksanaan Sekolah Minggu bagi anak-anak pasraman sebagai sarana pendidikan keagamaan yang berkelanjutan. Menurutnya, Sekolah Minggu memiliki peran strategis dalam membina keimanan, kedisiplinan, serta kebiasaan positif anak sejak usia dini.
“Sekolah Minggu sangat penting bagi anak-anak pasraman karena menjadi wadah pembinaan karakter, penanaman nilai keagamaan, serta pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab sejak dini,” kata Made Karmawan.
Ia juga mengajak para orang tua dan pengelola pasraman untuk terus mendukung dan mengaktifkan kegiatan Sekolah Minggu secara rutin agar anak-anak mendapatkan pembinaan yang konsisten dan berkesinambungan.
“Dengan Sekolah Minggu yang berjalan dengan baik, anak-anak pasraman akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan budi pekerti ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif di tahun 2026 dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan Hindu di Kota Batam, khususnya bagi anak-anak pasraman.
Berita Terkait
Bimas HinduPenyelenggara Hindu Lepas Keberangkatan Layon Swargi Made Maharta Ke Bali
16 Jul 2026
Bimas HinduMelalui Live Streaming YouTube, Mimbar Agama Hindu RRI Batam Kupas Tuntas Penyakit Kronis Korupsi
8 Jul 2026
Bimas HinduPenyuluh Agama Hindu Kemenag Batam, Pandu Siaran Mimbar Agama Hindu RRI Pro 1 dengan Tema "Membangun Pura di Dalam Diri"
1 Jul 2026
