Self-Healing dalam Perspektif Hindu di RRI Pro 1 Batam
Batam (Kemenag) – Mimbar Agama Hindu RRI Pro 1 Batam kembali mengudara pada Selasa, 31 Maret 2026. Acara ini disiarkan secara langsung melalui live streaming di kanal YouTube RRI Pro 1 Batam. Menghadirkan narasumber Katmiartik dari Kemenag Batam dan didampingi oleh Siswanti sebagai host dari WHDI Kepri, diskusi kali ini mengangkat tema hangat mengenai kesehatan mental.
Admin Portal
Redaksi

Batam (Kemenag) – Mimbar Agama Hindu RRI Pro 1 Batam kembali mengudara pada Selasa, 31 Maret 2026. Acara ini disiarkan secara langsung melalui live streaming di kanal YouTube RRI Pro 1 Batam. Menghadirkan narasumber Katmiartik dari Kemenag Batam dan didampingi oleh Siswanti sebagai host dari WHDI Kepri, diskusi kali ini mengangkat tema hangat mengenai kesehatan mental.
Dalam pemaparannya, Katmiartik menjelaskan bahwa fenomena self-healing saat ini sering disalahartikan hanya sebagai pelarian fisik. Padahal, dalam perspektif Hindu, penyembuhan sejati adalah proses mendekatkan diri kepada Atman atau sumber kedamaian internal. Salah satu instrumen yang digunakan adalah Japa Mala, yang berfungsi sebagai "jangkar" saat pikiran manusia mulai goyah oleh stres atau burnout.
Lebih lanjut, narasumber membedah kekuatan spiritual di balik 108 butir Japa Mala yang melambangkan saluran energi manusia Dengan melafalkan mantra suci seperti Mantra Panca Aksara, Gayatri, hingga Maha Mrityunjaya, seseorang dapat membersihkan hambatan emosional dan mengubah frekuensi pikiran dari kegelisahan (Rajas) menuju kemurnian (Sattwam).
Beberapa Ringkasan yang bisa di tangkap antara lain :
1. Hakikat Kedamaian & Self-Healing
• Penyembuhan Sejati: "Penyembuhan sejati bukanlah menjauh dari masalah, melainkan mendekat ke sumber kedamaian di dalam diri, yaitu Atman."
• Kedamaian Bukan Barang Mewah: "Kedamaian bukan barang mewah yang harus dibeli di tempat jauh. Kedamaian adalah hak setiap jiwa yang mau meluangkan waktu untuk diam dan memuji keagungan Tuhan."
• Tujuan Spiritual: "Self-healing melalui jalur spiritual Hindu bertujuan untuk membangkitkan kembali sifat Sattwam, yakni kemurnian dan kejernihan batin."
2. Filosofi Japa Mala & Mantra
• Japa Mala sebagai Jangkar: "Japa Mala bukan sekadar aksesori ritual, melainkan 'jangkar' bagi jiwa yang sedang terombang-ambing oleh badai pikiran."
• Tali Kasih Ilahi: "Japa Mala adalah tali kasih yang menghubungkan kerinduan manusia dengan kasih sayang Sang Pencipta."
• Vibrasi Mantra: "Vibrasi dari mantra-mantra suci ini bekerja seperti frekuensi radio; jika kita menyetelnya dengan tepat pada nama Tuhan, maka gangguan berupa stres akan perlahan memudar."
3. Kekuatan Pikiran & Ketulusan Batin
• Pikiran sebagai Sahabat: "Bagi mereka yang telah menaklukkan pikiran, maka pikiran adalah sahabat terbaiknya."
• Melatih Ketangguhan: "Proses 'menarik kembali fokus' inilah yang sebenarnya sedang melatih otot kesabaran dan ketangguhan mental kita."
• Esensi Praktik Japa: "Yang terpenting bukanlah seberapa cepat Anda menyelesaikan 108 butir, melainkan seberapa tulus setiap kata itu bergema di dalam relung hati Anda.
Berita Terkait
Bimas HinduPenyelenggara Hindu Lepas Keberangkatan Layon Swargi Made Maharta Ke Bali
16 Jul 2026
Bimas HinduMelalui Live Streaming YouTube, Mimbar Agama Hindu RRI Batam Kupas Tuntas Penyakit Kronis Korupsi
8 Jul 2026
Bimas HinduPenyuluh Agama Hindu Kemenag Batam, Pandu Siaran Mimbar Agama Hindu RRI Pro 1 dengan Tema "Membangun Pura di Dalam Diri"
1 Jul 2026
